PERSPEKTIF SOSIAL DALAM IMPLEMENTASI E-GOVERNMET (STUDI KASUS KABUPATEN TANGGAMUS)

Oktafianto Oktafianto, Lispi Yulita

Abstract


Evaluasi model pelaksanaan e-Government di Kabupaten Tanggamus yang akan dianalisis dilihat dari perspektif social. Model analisis yang digunakan dengan pendekatan model ministry of agriculture (MOA) . Model MOA dikembangkan oleh grunden (2001,2004) yang memberikan ide-ide  untuk berkoordinasi dan mengontrol semua kegiatan terhadap pilihan teknologi dan organisasi. Model ini akan memberi dampak dan pengaruh terhadap proses kerja internal, model pelayanan yang diberikan kepada masyarakat serta suasana kerja yang mendukung aktivitas. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada masyarakat/pengguna maupun pihak pengelola e-government Keberadaan e-government sudah merupakan kebutuhan diera reformasi dan globalisasi. Masyarakat menuntut adanya transparasi dalam memberikan pelayanan. Tanpa harus dibatasi waktu dan tempat. Hasil penelitian menunjukan adanya kebutuhan maupun pelayan yang harus diintegrasikan dengan melihat beberapa aspek social dalam proses e-government. Baik para pengelola maupun masyarakat bersama-sama tanpa  melihat kepentingan sektoral.


Full Text:

PDF

References


Davis, F.D., 1989, ‘Technology acceptance Model for Empirically Testing New End-User Information system Theory and Results; unpublished Doctoral Disertation MIT.

Davis,f.d.,1989,’parceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Tehnilogy’, dalam MIS Quarterly, VO1. 13, No. 3, pp. 319-340.

Grunden, K. (2003) “An evaluation Model for Work-integrated E-learning”, 1 Rossett, A(red.) Proceedings of E-learn 2003, World Conference on E-learning in Corporate, Government, Healthcare, and Higher Education. Nov. 7-11,Phoenix, Arizona.

Poku, Kofi; Vlosky, Richard (2003) ; A Model of Marketing Oriented Corporate Culture Influences on Information Tecnology Adoption; Louisiana Forest Products Development Center Working Paper, Desember diakses dari www.rnr.Isu.edu/publication/papers/wp62.pdf pada 2 Maret 2007.

Kovaci, Zlatko, (2005) The Impact of National Culture on Wordwide eGovernment Readiness, Informing Science Journal, Volume 8, pp. 143-158.

Surendro, Kridanto; Budaya organisasi sebagai Indikator Kesiapan E-Government; Prosiding SNATI 2006.

Stevanus Wisnu Wijaya, 2007, Budaya Organisasi dan Efektifitas Penerapan E-Government, Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2007 (SNATI 2007) ISSN: 1907-5022 Yogyakarta, 16 Juni 200

Grunden, K. (2008) “Evaluation Of E-Government Implementation From A Social Perspective”. Accepted To Ecime 11-13 Sept 2008., Proceeding Of Management And Evaluation (Ecime), Royal Holloway, University Of London UK.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Creative Commons Licence

This work is licensed by STMIK Pringsewu under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.