SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

Anggia Sari

Abstract


BP3TKI Bandar Lampung adalah instansi pemerintah yang mengoordinasikan, melaksanakan pendaftaran dan seleksi calon TKI serta lokasi penempatannya. Untuk memudahkan prosedur yang ada dan meningkatkan pengambilan keputusan, perlu dibangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK). SPK ini bertujuan untuk menentukan Penempatan tenaga kerja ke luar negeri dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksud yaitu seseorang yang berhak menerima Penempatan berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap  perseorangan. Sistem Penunjang Keputusan yang dihasilkan mampu melakukan perangkingan terhadap  calon TKI, sehingga memudahkan pihak BP3TKI dalam mengambil keputusan mengenai TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri.


Keywords


sistem pendukung keputusan, Penempatan Tenaga Kerja Indonesia ,(TKI), Simple Additive Weighting (SAW).

Full Text:

PDF

References


Dwi Citra Hartini1, Endang Lestari Ruskan2, Ali Ibrahim3, Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Unsri,”Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Hotel Di Kota Palembang Dengan Metode Simple Additive Weighting (SAW)”.

Fery Romidhoni Eprilianto1, Tri Sagirani2, Tan Amelia3, Program Studi Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Teknik Komputer Surabaya, “Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Beasiswa Menggunakan Metode Simple Additive Weighting Di Universitas Panca Marga Probolinggo”.

Diana Laily Fithri1, Noor Latifah2, Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus, “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemberian Bantuan Usaha Mikro Dengan Menggunakan Simple Additive Weighting”.

Pristiwanti (2014) “Sistem Pendukung Keputusan Dengan Metode Simple Additive Weighting Untuk Menentukan Dosen Pembimbing Skripsi”.

Iin Aryani, Program Studi Sistem Informasi Stmik Pringsewu Lampung, “ Sistem Pendukung Keputusan Untuk Mentukan Penerima Bantuan Siswa Miskin Dengan Metode Simple Additive Weighting”.

Pesos Umami1, Leon Andretti2, Ilman Zuhri Yadi3, Program Studi Sistem Informasi,Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Darma, “ Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Beasiswa Bidik Misi Dengan Metode Simple Addtive Weighting”.

Sri Eniyanti, Program Studi Sistem Informasi, Universitas Stikubank,” Perancangan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Untuk Penerimaan Beasiswa Metode Simple Additive Weighting”.

Yohana Dewi Lulu W.1, Rani Maya Sari2, Heni Reachmawati3, Program Studi Sistem Informasi, Politeknik Caltex Riau,” Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Karyawan Terbaik Menggunakan Metode Simple Addtive Weighting, Studi Kasus PT. Pertamia RU II Dumai”.

lif Wahyu Oktaputra1, Dr., Ir Edi Noersasongko,M.kom2, Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, “ Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Pemberian Kredit Motor Menggunakan Metode Simple Addtive Weighting Pada Perusahaan Leasing Hd Finance”.

Goyanti L. Tobing, Program Studu Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan, “ Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jurusan Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 SI Atas Berita Dengan Metode Simple Addtive Weighting”.

Kusrini, 2007. “Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan”. Penerbit andi Offset. Yogyakarta.

Rosa A.S, Sholahudin. 2011. “Rekayasa Perangkat Lunak (terstruktur dan Berorientasi Objek)”. Penerbit Modula. Bandung.

Turban, E. 2005. “Decision Suport System and Intelligent System”. Andi Offset, Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 PROCIDING KMSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

View My Stats 

Creative Commons License
This work by KMSI Stmik Pringsewu is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.